Pondok Pesantren UII Yogyakarta

Diskusi Mingguan Asah Intelektual Santriwati PP UII Cetak
Ditulis oleh Chitra Muliya dan Bashiratud Diyana Basyi   
Thursday, 20 December 2012
Diskusi Santriwati UII
Diskusi Santriwati UII
     (Kamis, 13/12/12). Pondok Pesantren UII Putri kembali menjalankan rutinitas mingguan.  Seperti biasa, pada malam jum’at para santri mengikuti pembacaan yasin bersama yang kemudian dilanjutkan dengan sharing. Namun atas usulan pengurus devisi intelektual, 2 minggu terakhir ini terasa berbeda. Pasalnya, setiap 2 minggu sekali diadakan diskusi dan kajian terhadap buku-buku dan perkembangan kontemporer.

     Meili Mustathi’ah dan Amalia Fauzia (pengurus devisi intelektual) sepakat untuk membuat jadwal dengan pemateri diskusi dari kalangan santri sendiri secara bergantian. Hal ini bertujuan untuk mengasah intelektual dan melatih keberanian mental para santri untuk berbicara di depan publik.

Baca lebih lanjut...
 
Santri PP UII Juara III Kompetisi Business Plan ala Syari’ah 2012 Cetak
Ditulis oleh arsjad   
Wednesday, 12 December 2012

     Condongcatur (6/12). Santri PP UII lagi-lagi mengharumkan nama Universitas Islam Indonesia di kancah Nasional. Hanif Rahmat, mahasiswa Jurusan Statistika 2011-Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, bersama tiga orang temannya dari jurusan yang sama (Ayu Septiani, Purwanti Rahayu, dan M. Nashihun Ulwan), berhasil menyabet Juara III National Syariah Business Plan Competition. Kompetisi ini  diselenggarakan oleh Badan Kerjasama Perguruan Tinggi Islam Swasta (BKS-PTIS) Indonesia. Tim yang diketuai oleh Hanif ini berhasil menyabet juara III setelah menyisihkan 51 kontingen lain dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

     National Syariah Business Plan Competition tahun ini diadakan di Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia. Pengiriman proposal dimulai sejak 14 September sampai 14 November 2012. Dari 51 proposal yang masuk ke panitia, dipilih 10 besar finalis untuk mempresentasikan gagasannya di FE-UII pada Kamis (6/12) lalu. Pada hari itu juga diumumkan juara-juaranya.

 

Baca lebih lanjut...
 
‘MAS’ DAN ‘AS-SUJADI’ DI PP UII Cetak
Ditulis oleh M. Lathief Syaifussalam   
Thursday, 06 December 2012
Launching hadroh as-sujadi
Launching hadroh as-sujadi
     Ponpes-UII (05/12). Malam jum’at tetap menjadi momentum yang sakral bagi santri Ponpes UII. Seperti pada malam-malam juma’at sebelumnya, para santri mengikuti pembacaan surah Yasin bersama dengan dirangkai berbagai acara lain seperti diskusi dan sharing. Sedikit berbeda dengan malam jumat minggu lalu, pada malam jumat kemarin acara membaca yasin bersama, sharing dan diskusi  terdapat selingan .

     Hari kamis (05/12) bertepatan dengan dilantiknya ketua Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) dan Majelis Asistensi Santri (MAS). Lembaga pengabdian Masyarakat (LPM) adalah sebuah lembaga yang telah terlebih dahulu dibentuk sebelum MAS. LPM bergerak di bidang pendistribusian sumbangsih para santri terhadap masyarakat. Organisasi ini telah resmi di nahkodai oleh Ahmad Zaini Aziz .

Baca lebih lanjut...
 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikutnya > Akhir >>

Hasil 43 - 48 dari 166
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
 

Pengunjung Online

Saat ini adai 2 tamu-tamu online

::KATA MUTIARA ::

''Sesungguhnya sebagian perkata itu ada yang lebih keras dari batu, lebih pahit daripada jadam, lebih panas daripada bara, dan lebih tajam dari pada tusukan.sesungguhnya hati adalah ladang, maka tanamlah ia dengan perkataan yang baik, karena jika tidak tumbuh semuanya niscaya akan tumbuh sebagian'' (Al Haditz)

"Seseorang melihat kebaikan dalam berbagai hal berarti memiliki pikiran yang baik. dan seserang yang memiliki pikiran yang baik mendapatkan kenikmatan dari hidup"(Bediuzzamn Said Nur)

"Manusia yang paling lemah adalah ialah orang yang tidak mampu mencari teman. namun yang lebih lemah dari itu ialah orang yang mendapatkan banyak teman tetapi menyia-nyiakanya" (Ali bin Abi Thalib)

"Berbahgialah siapa yang selalu ingat akan hari akhir, beramal untuk menghadapi hari penghitungan dan merasa puas dengan ala kadarnya. sementara ia ridha sepenuhnya dengan pemberian alloh"(Syadina Ali R.A)

Sebaik-baik manusia itu, adalah yang terlebih baik budi pekertinya dan yang lebih bermanfaat bagi manusia.