Pondok Pesantren UII Yogyakarta

ĎMASí DAN ĎAS-SUJADIí DI PP UII Cetak
Ditulis oleh M. Lathief Syaifussalam   
Thursday, 06 December 2012
Launching hadroh as-sujadi
Launching hadroh as-sujadi
     Ponpes-UII (05/12). Malam jum’at tetap menjadi momentum yang sakral bagi santri Ponpes UII. Seperti pada malam-malam juma’at sebelumnya, para santri mengikuti pembacaan surah Yasin bersama dengan dirangkai berbagai acara lain seperti diskusi dan sharing. Sedikit berbeda dengan malam jumat minggu lalu, pada malam jumat kemarin acara membaca yasin bersama, sharing dan diskusi  terdapat selingan .

     Hari kamis (05/12) bertepatan dengan dilantiknya ketua Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) dan Majelis Asistensi Santri (MAS). Lembaga pengabdian Masyarakat (LPM) adalah sebuah lembaga yang telah terlebih dahulu dibentuk sebelum MAS. LPM bergerak di bidang pendistribusian sumbangsih para santri terhadap masyarakat. Organisasi ini telah resmi di nahkodai oleh Ahmad Zaini Aziz .

Baca lebih lanjut...
 
Konser Cinta Nasyid Syahada untuk Palestina Cetak
Ditulis oleh Citra Mulia   
Friday, 30 November 2012
Konser Cinta Nasyid Syahada
Konser Cinta Nasyid Syahada
     Derasnya hujan yang mengguyur kampus UII sederas semangat santri PP UII untuk turut berempati atas duka yang saat ini dirasakan oleh warga Muslim di Palestina. Bertepatan pada tanggal 29 November 2012, Grup Nasyid ‘Syahada’ PP UII Putra menyelenggarakan konser amal untuk Palestina. Konser amal tersebut bekerjasama dengan panitia Gebyar Muharram yang dilangsungkan di depan gedung Kahar Mudzakkir Universitas Islam Indonesia.
 
     Salah satu panitia acara Gebyar Muharram, M. Qamaruddin (Ekis/2010), yang juga merupakan anggota dari Grup Syahada, berinisiatif untuk mengadakan konser amal. Berdasarkan kesepakatan para personil Syahada, dilangsungkanlah konser amal Syahada pada hari Kamis (29/11) kemarin. Hal ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi para personil Syahada. Pasalnya, Syahada tengah berada di bulan ulang tahunnya yang pertama.
 
Baca lebih lanjut...
 
Santri Pondok Pesantren Mahasiswa UII Conference Cetak
Ditulis oleh Yasin Al Arif   
Thursday, 29 November 2012
Suasana Santri UII Conference
Suasana Santri UII Conference
     Malam jum’at merupakan malam yang selalu dinanti-nantikan oleh para santri pondok pesantren UII. Karena pada malam itu, para santri berkumpul bersama untuk membaca surat yasin dan sharing tentang berbagai hal. Acara ini merupakan agenda rutin mingguan para santri pondok pesantren UII di bawah naungan divisi ‘ubudiyah. Artinya, divisi ‘ubudiyah yang bertanggungjawab atas terselanggaranya acara tersebut.  
 
     Selain itu, pada malam jum’at biasanya juga dimanfaatkan untuk tasyakuran oleh para santri yang menjuarai sebuah lomba atau santri yang merayakan kelulusannya. Pada malam jum’at (29/11)  kali ini dua santri yang baru diwisuda pada hari sabtu (24 november 2012) merayakan kelulusannya dengan tasyakuran dan makan bersama. Dua santri tersebut adalah Nur Haris Ali (psikologi/2008) dan Syaiful Amin (PAI/2008).

Baca lebih lanjut...
 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikutnya > Akhir >>

Hasil 43 - 48 dari 164
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
 

Pengunjung Online


::KATA MUTIARA ::

''Sesungguhnya sebagian perkata itu ada yang lebih keras dari batu, lebih pahit daripada jadam, lebih panas daripada bara, dan lebih tajam dari pada tusukan.sesungguhnya hati adalah ladang, maka tanamlah ia dengan perkataan yang baik, karena jika tidak tumbuh semuanya niscaya akan tumbuh sebagian'' (Al Haditz)

"Seseorang melihat kebaikan dalam berbagai hal berarti memiliki pikiran yang baik. dan seserang yang memiliki pikiran yang baik mendapatkan kenikmatan dari hidup"(Bediuzzamn Said Nur)

"Manusia yang paling lemah adalah ialah orang yang tidak mampu mencari teman. namun yang lebih lemah dari itu ialah orang yang mendapatkan banyak teman tetapi menyia-nyiakanya" (Ali bin Abi Thalib)

"Berbahgialah siapa yang selalu ingat akan hari akhir, beramal untuk menghadapi hari penghitungan dan merasa puas dengan ala kadarnya. sementara ia ridha sepenuhnya dengan pemberian alloh"(Syadina Ali R.A)

Sebaik-baik manusia itu, adalah yang terlebih baik budi pekertinya dan yang lebih bermanfaat bagi manusia.