Pondok Pesantren UII Yogyakarta

PENGUMUMAN HASIL SELEKSI BEASISWA MAHASISWA/I UNGGULAN PONDOK PESANTREN UII Cetak E-mail
Ditulis oleh Staff   
Saturday, 04 August 2012
PENGUMUMAN HASIL SELEKSI BEASISWA MAHASISWA/I UNGGULAN
PONDOK PESANTREN UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA
YOGYAKARTA 2012
(Gelombang II)



Berdasarkan hasil evaluasi Dewan Taujih Pondok Pesantren Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta yang dilaksanakan pada Hari Jum’at tanggal 3 Agustus 2012 jam 10.00-11.00. Telah ditetapkan bahwa nama-nama yang disebutkan di bawah ini dinyatakan lolos pada seleksi penerimaan Mahasiswa Unggulan Pondok Pesantren Universitas Islam Indonesia tahun ajaran 2012/2013. Berikut adalah nama-nama yang diterima :
 
pengumuman hasil seleksi santri baru
Pengumuman Hasil Seleksi Santri Baru 2012/ 2013
 
 
Demikian pengumuman ini kami sampaikan. Selamat kami ucapkan kepada segenap peserta yang lolos. Tetap berprestasi bagi peserta yang belum diterima. Semoga maklumat ini bermanfa’at! Jazakumulloh Khairaon Katsiro.


Yogyakarta, 03 Agustus 2012


       Ketua Dewan Taujih Pesantren UII


     Ir. H. Bachnas, M.Sc
 
File dapat  di unduh disini
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
 

Pengunjung Online

Saat ini adai 1 tamu online

::KATA MUTIARA ::

''Sesungguhnya sebagian perkata itu ada yang lebih keras dari batu, lebih pahit daripada jadam, lebih panas daripada bara, dan lebih tajam dari pada tusukan.sesungguhnya hati adalah ladang, maka tanamlah ia dengan perkataan yang baik, karena jika tidak tumbuh semuanya niscaya akan tumbuh sebagian'' (Al Haditz)

"Seseorang melihat kebaikan dalam berbagai hal berarti memiliki pikiran yang baik. dan seserang yang memiliki pikiran yang baik mendapatkan kenikmatan dari hidup"(Bediuzzamn Said Nur)

"Manusia yang paling lemah adalah ialah orang yang tidak mampu mencari teman. namun yang lebih lemah dari itu ialah orang yang mendapatkan banyak teman tetapi menyia-nyiakanya" (Ali bin Abi Thalib)

"Berbahgialah siapa yang selalu ingat akan hari akhir, beramal untuk menghadapi hari penghitungan dan merasa puas dengan ala kadarnya. sementara ia ridha sepenuhnya dengan pemberian alloh"(Syadina Ali R.A)

Sebaik-baik manusia itu, adalah yang terlebih baik budi pekertinya dan yang lebih bermanfaat bagi manusia.