Syahada Nasyid

Syahada berdiri pada tanggal 1 Muharram 1433, bertepatan pada tanggal 27 november 2011. Merekalah yang meneruskan tongkat estafet ‘dunia musik nasyid’ di PP UII (setelah El-Hilal dan El-Fityan). Pada awalnya, personil Nasyid ini terdiri dari lima orang santri angkatan 2010, yaitu Muhammad Qamaruddin (Ekonomi Islam), Fadhal Fajri (Ekonomi Islam), Ardi Bustomi K (Tarbiyah), Priyo Sudibyo (Tarbiyah), dan Irham Roihan (Ilmu Hukum). Setelah beberapa minggu berlalu, personil bertambah tiga orang dari angkatan 2011, yaitu Arsjad Haikal (Hukum Islam), Hanif Rahmat (Statistika),  dan Husein Anwar (Farmasi). Hingga sampai saat ini, nasyid Syahada terdiri dari delapan personil.

Group ini memang masih tergolong baru. Namun hal yang patut dibanggakan, ketika belum hitungan satu tahun (2011-2012), nasyid ini sudah menggebrak belantika dunia nasyid, khususnya di Yogyakarta. Hal ini terbukti dari beberapa undangan penampilan di berbagai event dan kegiatan. Dengan mengusung aliran musik ‘Pop’, group ini terus menambah karya mereka. salah satu karya group ini, sekaligus juga sebagai single hits pertama, yaitu ‘Kujaga Hati ini’ bahkan tersebar hampir di seluruh pelosok Indonesia dan sebagian wilayah Malaysia. Ini adalah salah satu bentuk promosi yang terus digembor-gemborkan oleh para personil Syahada. Hal ini tentunya akan berakibat positif bagi Pondok Pesantren UII. ketika Nasyid semakin terkenal, maka masyarakat akan mengenal dari mana nasyid itu berasal.

[ Download Lagu Syahada Nasyid ]

 


El-Hilal Nasyid

Berawal dari kegelisahan beberapa santri Pondok Peasntren UII untuk mengaktualisasikan bakat dan minat, khususnya dalam seni olah vokal yang bernafaskan Islam. Kemudian, berkumpullah kami, tujuh orang santri yang sedang gelisah itu, pada tanggal 23 Juni 2002. Kami kemudian bertekad untuk menyatukan diri dalam sebuah grup nasyid yang pada awal berdirinya bernama al ubab. Nama al ubab yang berarti ombak besar ini diambil karena memiliki nilai filosofis yang dapat  diambil hikmahnya. Kehadiran group nasyid ini bisa memberi warna dalam perkembangan seni nasyid yang sedang marak akhir-akhir ini di samping tujuan yang lebih mulia yaitu ingin menyumbangkan sesuatu dalam ranhgka dakwah Islamiyah.

Dalam perkembangan selanjutnya, nama al ubab diganti menjadi el hilal. Kami memiliki dua pertimbangan ketika mengganti nama al ubab enjadi el hilal. Pertama, pertimbangan artikulasi. Pengucapan kata al ubab terasa sulit bagi lidah Indonesia dibandingkan el hilal. Kedua, pertimbangan filosofis. El hilal bermakna keindahan, ketenangan, kedamaian, dan keagungan Ilahi. Dengan nama yang baru ini, kami memiliki harapan grup nasyid ini lebih mampu memberi sesuatu yang ‘lebih’ bagi umat

Group nasyid ini telah menghasilkan beberapa buah karya cipta lagu, diamping lagu-lagu dari group nasyid lain yang di aransemen ulang. Dengan segala keterbatasan yang ada, group nasyid el hilal ini terus berlatih dan terus berlatih tanpa mengenal lelah. Pada akhirnya buah dari kerja keras kami membuahkan hasil yang tidak mengecewakan, tepatnya pada tanggal 15 Juli 2002, kami berhasil meraih predikat sebagai juara Favorit dalam festival Nasyid se DIY-Jateng di IAIN Sunan Kalijaga (sekarang UIN). Alhamdulillah…

Prestasi kecil ini semakin memacu kami untuk terus berlatih lebih baik dan lebih mantap lagi. Kami berpikir, lewat jalur seni ini kami bisa mengambil terobosan dakwah, baik untuk kalangan civitas akademika UII maupun untuk masyarakat umum, khususnya masyarakat Muslim.

Kami meyakini bahwa seni adalah media universal yang lebih mudah untuk diterima dan dicerna oleh semua kalangan. Oleh karena itu, dengan kesadaran sebagai insan PP UII yang sudah seharusnya mempunyai peran strategis untuk menyebarkan dakwah, kami semakin memantapkan keberadaan group nasyid ini.

[Download Lagu El-Hilal Nasyid]

 


El-Fityan Nasyid

El-Fityan adalah salah satu dari dua tim nasyid modern yang ada dipondok pesantren UII. Berdirinya tim nasyid El-Fityan berawal dari keinginan untuk mengasah dan menggali bakat yang terpendam di kalangan santri. Bakat akan hanya menjadi kebanggaan yang tertunda ketika hanya disapa dengan senyuman manis bukan dengan perbuatan. Disamping fasilitas yang ada, daripada hanya akan dihiasi dengan sarang laba-laba, lebih baik difungsikan untuk menghasilkan satu karya, yang tentunya akan dinikmati oleh umat.

    Tim Nasyid El-fityan  mendapat restu dari Pengasuh Pondok Pesantern Ust. Roy pada hari kamis jam 19.43 tanggal 14 Februari 2008.  Walaupun umurnya masih tergolong muda dibanding tim nasyid yang ada di pondok pesantren UII, tapi lagu-lagu yang diciptakan seolah-olah menyiratkan bahwa El-fityan merupakan tim nasyid yang tua, tua akan pengalaman dan karya. Tim nasyid ini dominasi lagunya berliran melayu. Walaupun demikian, lagu pop pun tidak mengapa, bahkan dangdut pun tetap bisa.

    Tim nasyid ini dinamakan El-Fityan karena berkumpulnya para pemuda didalam bidang seni dan musik. Hal ini senada dengan makna El-fityan secara harfiah  yaitu para pemuda. El-Fityan merupakan jamak dari kata Al-fata yang berarti pemuda.  El-Fityan  juga  memiliki kepanjangan dalam bahasa Inggris yaitu Federation of Teenagers and Youngsters in Ability of Nasyid.

[Download Lagu El-Fityan Nasyid]