Yogyakarta – Sederet prestasi mewarnai catatan manis santriwati pondok pesantren universitas islam Indonesia. Diantaranya adalah keikutsertaan kedua santri putri dalam ajang Explore India (Women Empowerment and Gander Equality) yang berlangsung sejak awal bulan Agustus 2019 hingga pertengahan bulan September 2019, mereka adalah Affie Maghfira Nuzula dan Fida Wahyuriani. Acara tersebut diselenggarakan oleh United Nations Educational, Scientific and Curtural Organization (UNESCO). Dibawah Persatuan Bangsa Bangsa (PBB) untuk mewujudkan program Sustainable Development Goals (SDGs) atau dalam bahasa Indonesia disebut sebagai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan yang diharapkan dapat diwujudkan pada tahun 2030.

Berbekal niat yang baik untuk ikut andil dalam SDGs tahun 2030 yang berfokus pada women empowerment. Selama di India, mereka mengunjungi berbagai kota, yaitu  Surat, Udaipur, Jodphur, Jaipur, Agra, Delhi, Manali, Mumbai dan Goa untuk belajar dari berbagai aktivis women empowerment. Tidak hanya belajar dari yang sudah ahli dan terkenal. Mereka juga menelusuri hingga kepelosok pekampungan dikota-kota tersebut guna mencari wanita-wanita hebat yang memiliki kisah inspiratif yang patut diteladani. Affie dan Fida dalam Intagram Project mencoba mengangkat kisah-kisah ini dalam bentuk artikel agar bisa dijangkau oleh dunia melalui media sosial.

Sungguh begitu banyak yang bisa dipelajari dengan ikut andil dalam program internasional  tutur Affie dan Fida. Disana mreka belajar untuk menumbuhkan beberapa leadership skill seperti self awareness, world citizen, inspiring/empowering other dan solution oriented. Juga bisa belajar bagaimana cara berdamai dengan culture shock, lebih mengerti keadaan masyarakat di negara lain dan cara berbaur dengan teman-teman dari luar negeri sehingga bisa bertukar pikiran dengan mereka.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *