Dua mahasiswa Pondok Pesantren Universitas Islam Indonesia lagi-lagi menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan sebagai mahasiswa berprestasi pada acara Lustrum FPSB UII ke-5, mereka adalah Lulu’atul Awaliyah dari prodi Pendidikan Bahasa Inggris dan Fauzi Wahyu Zamzami dari prodi Hubungan International. Kali ini mereka meraih penghargaan di ranah internal kampus lebih tepatnya pada acara Lustrum FPSB ke-5, yakni acara tahunan yang diselenggarakan oleh Fakultas Psikologi dan Ilmu  Sosial Budaya yang rutin dilaksanakan sejak tahun 1995. Acara Lustrum ke-5 sendiri sudah dilaksanakan sejak beberapa bulan yang lalu dengan berbagai macam rentetan kegiatan, diantaranya ada pengajian akbar, simakan Al-Qur’an, permainan tradisional, bedah buku, visual contest, dan acara-acara ainnya. Penobatan mahasiswa berprestasi FPSB dijadwalkan di bulan Agustus 2020 tepatnya pada tanggal 28, yang dilaksanakan secara virtual mengingat pandemi Covid-19 yang belum mereda.

“Acara ini bagus sekali ya, menurut saya bisa ngasih stimulus untuk mahasiswa-mahasiswa supaya semangat belajar, berkarya, berbagi dan berpestasi. Selain itu, rentetan acaranya juga sangat bermanfaat sekali bagi masyaraka UII, maupun masyarakat luar UII” ujar Lulu’ menanggapi acara tersebut.

Dalam acara ini, Lulu’atul Awaliyah mendapatkan penghargaan dalam kategori Penghargaan MAWAPRES Utama. Sedangkan Fauzi Wahyu Zamzami meraih penghargaan pada 3 kategori berbeda yaitu Penghargaan MAWAPRES Utama, Penghargaan Bidang Penelitian Dan KArya Tulis Ilmiah serta Penghargaan Bidang Komunikasi/Publikasi.

Adanya penghargaan mawapres UII serta dinobatkannya Lulu’atul Awaliyah dan Fauzi Wahyu Zamzami sebagai Mahasiswa Berprestasi FPSB tahun 2020, diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa-mahasiswa lainya khususnya mahasiswa Pondok Pesantren UII untuk terus belajar dan berkarya. “Semagat dalam belajar dan berkarya, serta jangan lupa berbagi untuk menebar kemanfaatan kepada orang lain. Even hanya do a small thing seperti initiate movement, donate, dll. Thus, semua dari kita itu keren dan berprestasi sesuai dengan bidangnya masing-masing. If you have a dream or goals, please be consistent, drive with it, and move forward constinously, constantly, persistently” pesan Lulu’ untuk teman-teman mahasiswa lainnya.

Penobatan Mahasiswa Berprestasi bukanlah hal yang mereka raih begitu saja, ada banyak proses yang jauh-jauh hari mereka susun dan realitakan, “Pertama, set goals  mulai awal kuliah. Misalnya semester 1 yang mau dicapai apa aja, semester 2, dan seterusnya. Kedua, set ways  untuk apa aja langkah yang harus ditempuh, skill apa yang dibutuhkan, dan kegiatan apa yang harus diikuti untuk mencapai goals tiap semester itu. Ketiga, jangan terlalu fokus ke akademik hingga melupakan kegiatan non-akademik seperti organisasi, komunitas, belajar bahasa, dan lain sebagainya. Terakhir, jangan jadikan Mawapres sebagai tujuan utama, melainkan tujuan utamanya adalah terus berkembang dari waktu ke waktu dan Mawapres akan ikut serta didalamnya. Go Ahead!” itulah kiranya rangkaian pesan dari Fauzi Wahyu Zamzami.

Seperti halnya yang dinyatakan oleh Fauzi Wahyu Zamzami, bahwa jangan menjadikan MAWAPRES sebgai goals utama. Namun dengan adanya ajang ini sangat diharapkan akan menambah semangat teman-teman untuk terus menjadi lebih baik dan berkarya. Semua orang hebat, akan tetapi juga memiliki porsinya masing-masing.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *