Jum’at, 18 September 2020, pukul 19.30 Pondok Pesantren UII memulai kembali acara Pekan Ta’aruf Santri (PETASAN) secara luring di Pondok Pesantren Putra UII dan daring melalui platform zoom meeting. Agenda pada hari ini bertajuk Islam Komprehensif dengan tujuan agar para santri dapat memahami Islam dari berbagai macam aspek. Penjelasan mengenai ‘Islam Komprehensif’ yang dituturkan oleh Dr. Drs. Yusdaini,M.Ag sangatlah menarik karena dalam memahami Islam, terdapat multienterpretasi. Seperti yang kita lihat saat ini, banyaknya perbedaan pandangan, menghasilkan berbagai macam argumentasi yang tercipta di dalam umat Islam sendiri. Islam pada dasarnya harus dipelajari dari sumber yang asli, yaitu al-Qur’an dan as-Sunnah. Kemudian, Islam dapat pula dijelaskan secara integral, menyeluruh sebagai suatu kesatuan yang bulat. Selain itu, Islam dapat pula dipelajari dari kepustakaan para ulama besar. Pesan singkat yang dapat diambil dari pemaparan Dr. Yusdaini adalah sebagai seorang santri ataupun umat Islam, tentu harus memaklumi adanya perbedaan pendapat dalam memahami Islam, tidak se-yogya-nya kita menyalahkan madzhab orang lain yang tidak sama dengan apa yang kita percayai.

Pemaparan kedua yaitu bertajuk manjemen diri Qur’ani yang disampaikan oleh Dra. Emi Zulaifah. Menarik bila ditelaah lebih lanjut tentang bagaimana seorang santri dapat me-manage diri sesuai dengan ajaran al-Qur’an. Dalam memulai manajemen diri, para santri diharapkan dapat menjalani relasi yang bak terhadap Tuhan-nya, alam, diri sendiri, sesama manusia dan juga benda ciptaan manusia. Relasi-relasi ini tentu akan senantiasa hadir dalam zaman yang di lalui dan mempengaruhi seluk-beluk kehidupan kita. Sebagai seorang mahasiswa di kampus dan juga seorang santri di lingkungan Pondok Pesantren Universitas Islam Indonesia, kedua peran ini tentu harus dijalankan secara seimbang dan penuh tanggung jawab. Pesan singkat yang dapat dipetik dari pemaparan Dra. Emi Zulaifah mengenai manajemen diri Qur’ani adalah setiap mahasiswa dan santri harus memiliki resolusi kedepan, segala sesuatu perlu direncanakan dengan baik sehingga diperoleh hasil yang baik pula.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *