Santri PP UII Ikuti Pelatihan Juru Sembelih Halal Menjelang Iduladha 1447 H
Pondok Pesantren Universitas Islam Indonesia (PP UII) menggelar Pelatihan Juru Sembelih Halal (JULEHA) sebagai bagian dari rangkaian peringatan Iduladha 1447 H pada Ahad (24/5), di Pondok Pesantren UII Putra, Condongcatur, Sleman. Kegiatan yang dilaksanakan setelah salat Asar ini diikuti oleh para santri untuk membekali mereka dengan pemahaman dan keterampilan penyembelihan hewan kurban sesuai syariat Islam.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Pengasuh Pondok Pesantren UII Putri, Ust. Tajul Muluk. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya pemahaman fiqih kurban bagi santri. Menurutnya, santri tidak hanya dituntut memahami hukum-hukum ibadah secara teoritis, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan bermasyarakat. Beliau juga mengingatkan bahwa santri seharusnya hadir sebagai pemberi solusi atas berbagai persoalan di tengah masyarakat, bukan justru menjadi bagian dari persoalan tersebut. Oleh karena itu, pemahaman mengenai tata cara kurban dan penyembelihan yang benar menjadi bekal penting bagi santri dalam menjalankan peran sosial-keagamaan mereka.
Materi pelatihan disampaikan oleh Ust. Fathurrahman Al Katitanji, S.H.I., seorang penjagal bersertifikasi dari Asosiasi Juru Sembelih Halal (JULEHA). Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan berbagai aspek penyembelihan halal, mulai dari fiqih penyembelihan, syarat-syarat hewan kurban yang sah, hingga teknik penyembelihan sesuai tuntunan syariat. Selain itu, peserta juga diperkenalkan pada berbagai jenis pisau yang digunakan dalam proses penyembelihan beserta fungsi dan karakteristik masing-masing.
Tidak hanya menerima materi secara teoritis, para santri juga mengikuti sesi praktik. Pada sesi ini, peserta berlatih teknik penyembelihan menggunakan batang pohon pisang sebagai media simulasi. Praktik tersebut bertujuan melatih ketepatan posisi, teknik penggunaan pisau, serta prosedur penyembelihan yang baik sebelum diterapkan pada hewan kurban yang sesungguhnya.
Salah satu santri, M. Fajar Paturohman, mengaku memperoleh banyak pelajaran dan hikmah dari kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan berlangsung dalam suasana hangat yang dipenuhi semangat kebersamaan dan ukhuwah antar-santri. Fajar menilai kegiatan ini tidak hanya memberikan pengetahuan teknis mengenai penyembelihan hewan kurban, tetapi juga menghadirkan refleksi mendalam mengenai makna pengorbanan, kesabaran, dan ketulusan dalam beribadah kepada Allah SWT.
Melalui kegiatan ini, Pondok Pesantren UII berharap para santri memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan yang memadai untuk berpartisipasi dalam pelaksanaan ibadah kurban sekaligus menjadi agen edukasi keagamaan di tengah masyarakat. Pelatihan JULEHA ini juga menjadi salah satu upaya pesantren dalam mempersiapkan santri menghadapi rangkaian pelaksanaan kurban pada perayaan Iduladha 1447 H. (ZNA)




Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!